Kuliner Khas Jogja

5 Soto Legendaris di Jogja yang Buka dari Pagi, Cocok untuk Sarapan

5 Soto Legendaris di Jogja yang Buka dari Pagi, Cocok untuk Sarapan
Jawaban Singkat

5 soto legendaris Jogja yang buka pagi: Soto Kadipiro (sejak 1921, buka 08.30), Soto Pak Sholeh Al Barokah (sejak 1952, buka 06.30), Soto Pak Marto Tamansari (buka 05.00), Soto Bathok Mbah Katro (buka 06.00), dan Soto Sagan.

Foto sampul: Ilustrasi semangkuk sup hangat khas Asia — foto oleh Los Muertos Crew (Pexels).

Soto jadi salah satu menu sarapan favorit di Jogja — kuahnya yang bening dan gurih pas dinikmati selagi udara masih sejuk. Beberapa warung soto di kota ini bahkan sudah berdiri puluhan tahun dan tetap ramai sampai sekarang.

Berikut 5 warung soto legendaris di Jogja yang buka dari pagi, cocok jadi menu sarapan sebelum mulai aktivitas.

1. Soto Kadipiro

Salah satu soto paling legendaris di Jogja, Soto Kadipiro sudah berdiri sejak tahun 1921 — hampir seabad lamanya. Ciri khasnya kuah bening yang gurih dengan isian ayam kampung yang empuk. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 14.30 WIB.

2. Soto Pak Sholeh Al Barokah

Berdiri sejak tahun 1952, Soto Pak Sholeh Al Barokah dikenal sebagai salah satu soto sapi legendaris di Jogja. Buka dari pukul 06.30 hingga 15.00 WIB, jadi pas buat sarapan agak siangan tanpa takut kehabisan.

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp

3. Soto Pak Marto Tamansari

Terkenal dengan sajian soto daging sapi yang porsinya melimpah, Soto Pak Marto punya kuah bening tapi kaya rasa dengan irisan daging empuk. Lokasinya di kawasan Tamansari bikin warung ini gampang dijangkau wisatawan yang sekalian mau ke Istana Air. Buka dari pukul 05.00 pagi hingga 15.00 WIB.

4. Soto Bathok Mbah Katro

Uniknya, soto ini disajikan pakai bathok kelapa alih-alih mangkuk biasa, jadi pengalaman makannya lebih otentik. Buka mulai pukul 06.00 pagi, harga seporsinya sangat terjangkau, sekitar Rp8.000 saja — pas buat sarapan hemat sebelum lanjut aktivitas.

Ilustrasi semangkuk mi dan sup Asia dengan bahan segar
Ilustrasi kuliner berkuah khas Asia, bukan foto menu spesifik. Foto: Pexels.

5. Soto Sagan

Warung soto yang sudah lama jadi langganan warga sekitar kawasan Sagan dan Terban ini konsisten ramai setiap pagi. Cocok jadi pemberhentian sarapan kalau kamu sedang di kawasan dekat kampus UGM. Kalau habis makan soto kuahnya nyiprat ke baju, tenang saja — tinggal serahkan ke Falisha Laundry yang bisa jemput cucianmu tanpa ribet.

Sarapan Soto, Lanjut Aktivitas Tanpa Khawatir Baju Kotor

Kelima warung soto di atas sama-sama legendaris tapi punya ciri khas masing-masing, dari kuah bening klasik sampai penyajian unik pakai bathok kelapa. Jam buka dan harga bisa berubah sewaktu-waktu, jadi ada baiknya cek dulu sebelum berkunjung terutama kalau datang dari luar kota. Selesai sarapan dan noda kuah soto menempel di baju, serahkan saja ke Falisha Laundry yang siap pickup kurang dari 29 menit di seluruh Jogja.

Pertanyaan Seputar 5 Soto Legendaris di Jogja yang Buka dari Pagi, Cocok untuk Sarapan

Jam berapa sebaiknya datang supaya tidak kehabisan?
Warung soto legendaris di Jogja biasanya paling ramai antara jam 7-9 pagi, jadi kalau mau tempat duduk nyaman dan menu masih lengkap, datang sebelum jam 7 lebih aman.
Apakah harga soto di Jogja umumnya murah?
Ya, kebanyakan soto legendaris di Jogja masih dijual dengan harga terjangkau, bahkan ada yang seporsi hanya sekitar Rp8.000 seperti Soto Bathok Mbah Katro.
Apa ciri khas kuah soto Jogja dibanding soto daerah lain?
Soto Jogja umumnya berkuah bening dengan rasa gurih ringan, berbeda dari soto Lamongan atau soto Betawi yang cenderung lebih kental dan bersantan.
Amelia
Pemburu kuliner legendaris Jogja, dari angkringan pinggir jalan sampai resto yang lagi hits.

Artikel Terkait

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp