Kuliner Khas Jogja

6 Kuliner Legendaris Jogja yang Wajib Dicoba, Dijamin Nagih

6 Kuliner Legendaris Jogja yang Wajib Dicoba, Dijamin Nagih
Jawaban Singkat

Kuliner legendaris Jogja yang paling wajib dicoba antara lain Gudeg Yu Djum, Soto Kadipiro yang sudah berdiri sejak 1921, Lumpia Samijaya, Lupis Mbah Satinem, Oseng Mercon Bu Narti, dan Mie Ayam Bu Tumini. Masing-masing punya cita rasa dan sejarah panjang yang jadi identitas kuliner Jogja.

Foto sampul: Gudeg ayam khas Yogyakarta di kawasan Wijilan — foto oleh Midori, CC BY 3.0 (Wikimedia Commons).

Mau tahu kuliner legendaris jogja yang paling direkomendasikan? Simak ulasannya berikut ini. Jogja bukan cuma soal wisata sejarah dan budaya, tapi juga surga kuliner legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun. Berikut 6 kuliner yang wajib masuk daftar wisata kulinermu.

1. Gudeg Yu Djum

Kalau bicara gudeg Jogja, nama Yu Djum jadi salah satu maestronya. Konsistensi memasak gudeg kering hingga "asat" (benar-benar meresap dan kering) inilah yang membuat namanya jadi standar rasa gudeg khas Jogja hingga sekarang.

Sajian gudeg di warung Gudeg Yu Djum Yogyakarta
Foto: Gudeg Yu Djum, Yogyakarta — oleh Okkisafire, lisensi CC BY-SA 4.0 (Wikimedia Commons).

2. Soto Kadipiro

Berdiri sejak 1921, ini salah satu kuliner tertua yang masih bertahan di Jogja. Kuahnya bening dan ringan tapi kaya rasa, berisi suwiran ayam kampung, taoge, dan seledri — cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca Jogja lagi mendung.

3. Lumpia Samijaya

Terletak di Jalan Malioboro, warung kecil ini sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Lumpia gorengnya gurih dan paling nikmat disantap selagi hangat, jadi cocok dijadikan camilan sambil jalan-jalan di Malioboro.

Lumpia goreng disajikan dengan acar mentimun dan cabai rawit
Ilustrasi lumpia goreng khas Jawa, sejenis jajanan yang dijual di Lumpia Samijaya Malioboro. Foto oleh Wah333, lisensi CC BY-SA 4.0 (Wikimedia Commons).

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp

4. Lupis Mbah Satinem

Jajanan pasar legendaris ini menyajikan lupis, gatot, tiwul, dan cenil dalam satu bungkus daun pisang, dengan cita rasa manis gurih khas Jawa yang bikin nostalgia.

5. Oseng Mercon Bu Narti

Awalnya cuma inovasi mengolah tetelan dan lemak sapi jadi tumisan super pedas, kini menu ini viral dan jadi pelopor kuliner pedas di Yogyakarta. Cocok buat kamu pecinta pedas sejati.

6. Mie Ayam Bu Tumini

Berbeda dari mie ayam kebanyakan, ciri khasnya ada di kuah kental berwarna cokelat pekat dengan rasa manis gurih yang medok, plus porsi ayam yang melimpah.

Semangkuk mie ayam dengan kuah kental dan topping ayam
Ilustrasi mie ayam kuah kental, sejenis sajian Mie Ayam Bu Tumini. Foto oleh Lailanuraini20, lisensi CC BY-SA 4.0 (Wikimedia Commons).

Tips Wisata Kuliner di Jogja

Karena beberapa tempat ini legendaris dan sering ramai antrean, terutama saat jam makan siang atau akhir pekan, sebaiknya datang lebih awal atau di luar jam sibuk. Info harga dan jam buka juga sebaiknya dicek ulang di Google Maps karena bisa berubah sewaktu-waktu.

Abis puas wisata kuliner dan baju kena tumpahan bumbu atau minyak gorengan, jangan panik. Serahkan saja ke Falisha Laundry — tim kami paham cara menangani noda membandel dan siap pickup kurang dari 29 menit di seluruh Jogja.

Pertanyaan Seputar 6 Kuliner Legendaris Jogja yang Wajib Dicoba, Dijamin Nagih

Kuliner mana yang paling legendaris dan sudah lama berdiri?
Soto Kadipiro, sudah berdiri sejak 1921, jadi salah satu kuliner tertua yang masih bertahan di Jogja.
Apakah semua makanan ini pedas?
Tidak semua. Gudeg Yu Djum dan Soto Kadipiro cenderung gurih-manis, sedangkan Oseng Mercon Bu Narti memang didesain sangat pedas.
Cocok untuk oleh-oleh nggak?
Gudeg kering seperti dari Yu Djum cukup awet dan sering dijadikan oleh-oleh khas Jogja, biasanya dikemas dalam besek atau kendil.
Amelia
Pemburu kuliner legendaris Jogja, dari angkringan pinggir jalan sampai resto yang lagi hits.

Artikel Terkait

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp