Kuliner Khas Jogja

5 Tempat Jamu Tradisional di Jogja yang Wajib Dicoba

5 Tempat Jamu Tradisional di Jogja yang Wajib Dicoba
Jawaban Singkat

Tempat jamu tradisional di Jogja yang wajib dicoba: Jamu Ginggang Pakualaman (sejak 1950), jamu gendong di Pasar Beringharjo, jamu di Pasar Kotagede, kedai jamu kekinian, dan jamu di angkringan.

Foto sampul: segelas jamu tradisional Indonesia dengan bahan rempah alami — ilustrasi dari Pexels.

Jamu tradisional di Jogja masih jadi bagian hidup sehari-hari warganya, bukan sekadar suvenir buat wisatawan. Dari racikan kunyit asam dan beras kencur yang dijajakan keliling, sampai kedai jamu legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun, minuman herbal ini tetap eksis di tengah gempuran kafe kekinian. Kalau penasaran mencicipi jamu asli buatan tangan, berikut 5 tempat jamu tradisional di Jogja yang wajib kamu coba.

1. Jamu Ginggang Pakualaman

Berdiri sejak tahun 1950 dan konon merupakan peninggalan resep dari lingkungan Puro Pakualaman, Jamu Ginggang jadi salah satu kedai jamu paling legendaris di Jogja. Racikannya masih menggunakan resep turun-temurun dengan bahan-bahan herbal asli, disajikan dalam suasana kedai yang mempertahankan nuansa lawas. Banyak pelanggan yang datang bukan cuma wisatawan, tapi juga warga lokal yang sudah jadi pelanggan tetap selama bertahun-tahun.

2. Jamu Gendong di Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo, pasar tertua di Jogja yang sudah beroperasi sejak 1758, punya sudut khusus tempat berjejer penjual jamu gendong yang meracik jamu langsung di tempat menggunakan cara tradisional: menumbuk bahan dengan lumpang batu lalu menyeduhnya dengan air panas. Di sini kamu bisa memilih dari berbagai varian seperti kunyit asam, beras kencur, sampai pahitan (jamu rasa pahit yang dipercaya menyehatkan), dengan harga yang sangat terjangkau khas pasar tradisional.

Suasana Pasar Beringharjo, pasar tertua di Yogyakarta
Foto: Pasar Beringharjo, tempat jamu gendong biasa dijajakan — oleh PL09Puryono, domain publik (Wikimedia Commons).

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp

3. Jamu di Pasar Kotagede

Selain Beringharjo, Pasar Kotagede yang berada di kawasan bekas ibu kota Mataram Islam juga punya penjual jamu tradisional yang tak kalah otentik. Suasana pasarnya lebih kecil dan tenang dibanding Beringharjo, jadi kamu bisa lebih santai ngobrol dengan penjual jamu sambil menikmati suasana pasar tradisional yang dikelilingi bangunan tua khas Kotagede.

4. Kedai Jamu Kekinian

Belakangan ini bermunculan kedai-kedai jamu bergaya lebih modern di Jogja, menyajikan racikan jamu klasik dengan tampilan kekinian seperti dikemas dalam botol kaca estetik atau dipadukan dengan campuran rasa buah segar. Konsep ini menyasar anak muda yang ingin coba jamu tapi dengan presentasi yang lebih instagramable dibanding jamu gendong tradisional. Cocok buat yang penasaran dengan khasiat jamu tapi belum terbiasa dengan rasa jamu yang kental dan pekat.

Suasana dapur tradisional Indonesia dengan bahan rempah alami
Ilustrasi suasana meracik minuman herbal dengan bahan alami. Foto: Pexels.

5. Jamu di Angkringan

Beberapa angkringan di Jogja, selain menyajikan nasi kucing dan gorengan, juga menyediakan jamu sebagai pelengkap menu minuman malam hari. Kombinasi nongkrong di angkringan sambil minum jamu hangat ini jadi pengalaman khas yang sulit ditemukan di kota lain — cocok dicoba kalau kamu sedang nongkrong malam dan ingin sesuatu yang lebih menyehatkan dibanding kopi atau teh manis.

Sehat dari Dalam, Baju Bersih dari Falisha

Menjaga tubuh tetap sehat dengan jamu tradisional, jangan lupa juga jaga kebersihan baju yang kamu pakai seharian keliling pasar dan angkringan. Serahkan saja ke Falisha Laundry yang siap pickup kurang dari 29 menit di seluruh Jogja, biar urusan cucian beres tanpa mengganggu waktu jalan-jalanmu.

Pertanyaan Seputar 5 Tempat Jamu Tradisional di Jogja yang Wajib Dicoba

Di mana tempat jamu paling legendaris di Jogja?
Jamu Ginggang di Pakualaman adalah salah satu yang paling legendaris, berdiri sejak tahun 1950 dengan resep turun-temurun yang konon berasal dari lingkungan Puro Pakualaman.
Apa saja varian jamu yang biasa dijual di Pasar Beringharjo?
Varian yang umum dijual antara lain kunyit asam, beras kencur, dan pahitan (jamu rasa pahit), diracik langsung di tempat dengan cara tradisional menggunakan lumpang batu.
Apakah ada jamu dengan rasa yang lebih ramah untuk pemula?
Ada. Kedai jamu kekinian biasanya memadukan racikan jamu klasik dengan campuran rasa buah segar, sehingga rasanya lebih ringan dan mudah diterima bagi yang belum terbiasa minum jamu.
Amelia
Pemburu kuliner legendaris Jogja, dari angkringan pinggir jalan sampai resto yang lagi hits.

Artikel Terkait

Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit

Order via Whatsapp