5 Kuliner Halal di Sekitar Malioboro untuk Wisatawan
Di sekitar Malioboro dan pusat kota Jogja, wisatawan bisa menikmati Gudeg Yu Djum, Soto Ayam 61 di Jalan Margo Mulyo, kopi joss legendaris ala Lik Man dekat Stasiun Tugu, Bakmi Kadin yang legendaris sejak 1947, serta sate klathak khas Bantul — semuanya berbahan halal dan mudah dijangkau dari kawasan Malioboro.
Foto sampul: ilustrasi suasana jalanan dan pertokoan di kawasan wisata kota — ilustrasi dari Pexels.
Kalau kamu sedang mencari kuliner halal di sekitar malioboro, daftar berikut ini bisa jadi referensi paling pas. Buat wisatawan yang baru pertama kali ke Jogja, kawasan Malioboro biasanya jadi titik awal eksplor kuliner khasnya. Untungnya, banyak warung legendaris di sekitar sini justru berbahan dasar halal, dari gudeg sampai bakmi Jawa.
Berikut 5 kuliner halal dengan nama tempat asli yang bisa kamu datangi langsung, mulai dari yang persis di ujung Malioboro sampai yang berjarak beberapa menit jalan kaki dari pusat kota.
1. Gudeg Yu Djum, Legenda Sejak Awal 1950-an
Gudeg Yu Djum jadi salah satu nama paling melekat dengan kuliner khas Jogja, dan sudah berjualan sejak awal 1950-an. Selain cabang aslinya di kawasan Wijilan, ada juga cabang di Jalan Dagen yang jaraknya cuma beberapa menit jalan kaki dari Malioboro, biasanya buka dari pagi sampai malam.
- Google Maps: Lihat lokasi
- Instagram: @gudegyudjum
2. Sate Klathak, Cita Rasa Khas yang Berjarak Sedikit dari Kota
Kalau kamu suka daging bakar, sate klathak yang ditusuk pakai jeruji besi bisa jadi buruan berikutnya. Salah satu yang paling dikenal adalah Sate Klathak Pak Pong di Jejeran, Bantul, yang sudah buka sejak 1960 — letaknya memang agak jauh dari Malioboro, jadi cocok kalau kamu punya waktu ekstra untuk keluar kota sebentar.

- Google Maps: Lihat lokasi
- Instagram: @satepakpongjogja
Falisha Laundry | Siap pickup kurang dari 29 menit
Order via Whatsapp3. Kopi Joss Legendaris ala Lik Man Dekat Stasiun Tugu
Pengalaman kuliner malam di Jogja rasanya kurang lengkap tanpa mencicipi kopi joss, kopi hitam yang diseduh langsung dengan bara arang panas. Warung Lik Man dekat Stasiun Tugu dikenal sebagai pelopor kopi joss sejak era 1980-an, biasanya baru buka sore sekitar pukul 15.00 dan ramai sampai dini hari, jaraknya cuma sekitar 10 menit jalan kaki dari ujung utara Malioboro.
- Google Maps: Lihat lokasi
- Instagram: @kopijoslikman
4. Soto Ayam 61 di Jalan Margo Mulyo
Soto Ayam 61 sudah berjualan sejak 1976 dan lokasinya persis di Jalan Margo Mulyo, kelanjutan dari Jalan Malioboro ke arah Titik Nol Kilometer. Warung ini biasanya buka dari pagi sekitar pukul 07.00 sampai sore, jadi pas buat sarapan atau makan siang sebelum lanjut jalan-jalan.

- Google Maps: Lihat lokasi
- Instagram: @sotoayam61
5. Bakmi Kadin, Bakmi Jawa Sejak 1947
Buat penutup, cobalah Bakmi Kadin di Jalan Bintaran Kidul yang sudah berjualan sejak 1947 dan dimasak satu per satu di atas anglo arang. Jaraknya sekitar 15-20 menit jalan kaki dari Malioboro lewat kawasan Alun-Alun Selatan. Kalau baju kena tumpahan kuah atau bau asap arang, tinggal titipkan ke Falisha Laundry biar cepat bersih lagi.
- Google Maps: Lihat lokasi
- Instagram: @bakmikadin1947
Puas Kulineran, Waktunya Urus Cucian
Setelah puas mencicipi kelima kuliner halal di sekitar Malioboro ini, biasanya baju jadi bau asap bakaran, minyak, atau tumpahan kuah gudeg dan soto. Daripada dibiarkan menumpuk di koper, serahkan saja ke Falisha Laundry — tim kami paham cara menangani noda membandel dan siap pickup kurang dari 29 menit di seluruh Jogja.


